Ahliqq, juga dikenal sebagai meditasi sufi, adalah praktik spiritual yang telah digunakan selama berabad-abad untuk membantu individu mencapai rasa kedamaian batin dan hubungan dengan Tuhan. Meskipun akarnya mungkin terletak pada tradisi agama kuno, ilmu pengetahuan modern mulai mengungkap bagaimana Ahliqq dapat memengaruhi fungsi otak dan kesejahteraan emosional.

Salah satu komponen kunci Ahliqq adalah praktik kewaspadaan, atau tindakan hadir dan sadar sepenuhnya pada saat ini. Penelitian telah menunjukkan bahwa meditasi mindfulness dapat berdampak besar pada otak, khususnya di area yang berkaitan dengan perhatian, memori, dan regulasi emosional. Penelitian telah menemukan bahwa latihan mindfulness secara teratur dapat meningkatkan kepadatan materi abu-abu di otak, khususnya di area yang bertanggung jawab untuk kesadaran diri dan introspeksi.

Selain perubahan struktur otak, meditasi mindfulness juga terbukti mengubah fungsi otak. Penelitian telah menemukan bahwa individu yang mempraktikkan mindfulness menunjukkan peningkatan konektivitas antar wilayah otak yang terkait dengan regulasi emosi, sehingga meningkatkan kesejahteraan emosional dan mengurangi gejala kecemasan dan depresi.

Ahliqq juga menekankan pentingnya menumbuhkan rasa kasih sayang dan empati terhadap diri sendiri dan orang lain. Penelitian telah menunjukkan bahwa berlatih meditasi welas asih dapat meningkatkan aktivitas di wilayah otak yang berhubungan dengan empati dan pengaturan emosi. Hal ini dapat meningkatkan perasaan terhubung dan pengertian terhadap orang lain, serta meningkatkan kesejahteraan emosional secara keseluruhan.

Lebih lanjut, Ahliqq mendorong individu untuk mengembangkan rasa syukur dan penghargaan terhadap momen saat ini. Penelitian telah menunjukkan bahwa mempraktikkan rasa syukur dapat berdampak signifikan pada fungsi otak, menyebabkan peningkatan kadar dopamin dan serotonin, neurotransmiter yang berhubungan dengan perasaan bahagia dan sejahtera.

Secara keseluruhan, ilmu pengetahuan di balik Ahliqq menunjukkan dampak kuat praktik spiritual terhadap fungsi otak dan kesejahteraan emosional. Dengan menggabungkan perhatian, kasih sayang, dan rasa syukur ke dalam kehidupan sehari-hari, individu dapat menumbuhkan rasa kedamaian batin dan hubungan dengan Tuhan yang dapat menghasilkan perbaikan jangka panjang dalam kesehatan mental dan emosional.